Tips Melatih Bicara Anak yang Pantas Dicoba

04.08


Melatih anak berbicara memang tugas dari orangtua, baik ayah maupun ibu sama-sama punya kewajiban dalam mendidik anak seperti halnya mengajari berbicara. Secara psikologis anak akan lebi mudah memahami perbincangan dengan orang tuanya dibanding dengan orang lain, hal ini akan membuat anak lebih senang mendengarkan kosa kata yang keluar dari orang tuanya. 


Dalam mengajari anak berbicara dengan baik, ada beberapa cara yang bisa diterapkan oleh ayah dan bunda di rumah saat bersama sang buah hati. Apa saja itu? Simak penjelasannya sebagai berikut:


Membaca bersama

Meski anak Anda masih kecil jangan remehkan kecerdasannya dalam proses membaca, usahakan selalu dampingin anak dan coba ajaklah membaca bersama meskipun anak belum mampu memahami huruf-hurufnya dan teruslah melatih berbicara anak. Karena dalam jangka yang panjang akan membuat anak mengeluarkan rekaman dalam otaknya saat mencoba membacanya sendiri.


Menggunakan bahasa isyarat

Ketika anak memang belum bisa membaca ataupun berbicara, ajaklah atau ajarilah anak dengan menggunakan bahasa isyarat, sehingga anak memahmi apa yang dimaksudkan oleh orang tuanya.  Dalam melakukan atau mengguanakn bahasa isyarat kepada anak ini jangan lah seperti kepada orang dewasa yang memang memahami bahasa isyarat, cukup menggunakan gerakan yang sederhana saja


Mulai dengan mengobrol.

Obrolan yang digunakan ini jangan banyak ataupun panjang, cukup obrolan yang menggauanakan 2 atau 3 kata saja, supaya anak merasa senang diajak ngobrol dan juga merasa bahwa dirinya sudah bisa berbicara atau mengobrol sembari melatih berbicara anak. 


Bernyanyi secara bersama.

Bernanyi ini berguna untuk anak dalam proses dia belajar berbicara adalah memoerbanyak suku kata yang keluar dari lagu tersebut, bisa jadi dengan mendengarkan lagu dan kemudian menirukanya akn mempermudah anak dalam memperkaya kosa kata dalam otaknya. Dengan kata lain menggunakan lagu dan menyanyikan bersama ini akan sedikit membantu anak dalam berlatih berbicara.


Jangan mengoreksi anak ketika sedang berbicara.

Ketika anak sedang mencoba berbicara dengan terbata-bata jangan sekali-kali sebagai orang tua mengoreksinya sebelum anak selesai berbicara, atau dengan kata lai jangan memutus pembicaraan anak yang sedang berlangsung dalam proses melatih berbicara anak. Hal ini akan membuat anak mengalami hal yang dinamakan perkembangan yang ditahan, jika terjadi hal tersebut bisa membuat pada batin sang anak merasakan yang namanya trauma. Rasa trauma biasanya akan tetap ada dalam dirinya meskipun anak tersebut sudah sampai dewasa, efeknya anak akan merasa jengkel atau emosi ketika mengingat hal tersebut


Sebutkan nama benda tersebut

Coba sebagai orang tua mengambil barang dan menyebutkan barang tersebut secara terus menerus kepada sang anak, maka anak akan merekam  apa yang telah ditunjukkan padanya. Cara mudah tersebut menunjang anak untuk dapat menyebutkan nama benda yang nanntinya ia pegang sebagai bukti bahwa ia telah mampu mengetahui benda-benda disekitarnya untuk mendukung dalam proses melatih bicara anak.


Ubah cara bicara anak.

Ketika anak berbicara dan tidak sesuai atau tidak pas, cara mengubahnya bukan saat anak berbicara, namun saat anak sudah seleasai baru dikoreksi mana kesalahan yang telah dilakukannya.


Biarkan anak-anak memilih sendiri.

Memilih disini berarti memilih kata ataupun benda yang akan diucapkan, dengan niatan bahwa ia sudah mampu memahaminya dengan baik. doronglah anak agar tetap terus mau belajar berbicara dengan memberikan semangat kepadanya.

Perkenalkan, saya adalah admin dari website ini, jadi jika Anda ingin bekerjasama dengan website ini silahkan hubungi email ini. asysyafuq@gmail.com

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
21 November 2023 pukul 04.04 delete

Teaching a child to speak involves activities such as reading together, using sign language, and singing together to enrich vocabulary. The importance of listening without correction and allowing children to choose their own words supports positive language development.

Reply
avatar