Penyebab Dari Kram Saat Berolahraga dan Solusinya

20.33
Anda salah satu orang yang gemar berolahraga?, pastinya iya. Olah raga bisa membuat badan kita menjadi lebih sehat dan bugar daripada yang jarang olahraga, yang hanya diam dalam kamar dan bermain handphone, akan lebih baik jika kita rutin berolahraga.
Kali ini akan membahas tentang salah satu penghambat ketika anda berolahraga, yaitu kram pada kaki.

Banyak orang yang ketika berolahraga mengalami kram pada kaki, karena ada bebrapa hal penyebab dari kram tersebut, yaitu:

1.    Kelelahan pada otot
Kebanyakan orang saat berolahraga penggunaan ototnya terlalu banyak, sehingga menyebabkan otot kelelahan. Akan lebih baik jika saat beolahraga semampunya saja, jangan tetlalu memaksakan diri sehingga k=menyebabkan kelelahan

2.    Berlebihan dalam menggunakan otot saat olahraga
Kebanyakan orang ketika berolahraga sering memaksakan diri, alhasil otot menjadi kelelahan karena tubuh memaksa terus bergerak.

3.    Keringat yang keluar mengandung Ca dan K, sehingga tubuh kekurangan Ca dan K
Jadi keringat yang keluar dari kulit mengandung Ca dan K, yang salah satunya berfungsi sebagai Ca untuk menjaga aktifitas saraf dan K sebagai tranmisi saraf.

4.    Metabolisme dalam otot akan menghasilkan asam laktat. Dan menumpukkan asam laktat yang berlebihan dapat memicu kekakuan otot, dan hal tersebut yang menyebabkan tubuh anda  kram dan terasa sangat sakit.

5.    Oksigenisasi pada jaringan otot terganggu sehingga mengakibatkan kram pada otot
Saat kita brolahraga, jaringan pada otot juga melakukan sebuah aktifiatas yakni oksigenasi. Ketika terganggu aktifitas tersebut maka akan terjadi kram atau kaku pada otot tersebut.

6.    Terjadinya gangguan sirkulasi darah untuk jaringan otot
Ketika berolahraga otot juga melakukan sirkulasi darah ke jaringan otot, ketika penggunaan otot itu berlebihan atau sedikit memaksakan diri maka akan mengganggu sirkulasi darah untuk jaringan otot dan mengakibatkan otot kaku.

7.    Penyempitan pada pembuluh darah
Otot yang digunakan secara berlebihan akan menjadikan otot tersebut menyempit dan kaku, yang akhirnya akan terjadi kram pada tubuh.

8.    Tertekannya saraf tulang belakang
Saat orang berolahraga pastinya menggunakan celana yang agak ketat dan karet pada celana sedikit kencang, itulah yang bisa menyebabkan saraf pada tulang belakang tertekan dan menyebabkan kram.

9.    Kekurangan potasium dan magnesium
Selain penyebab di atas tadi, otot juga memerlukan zat potasium dan magnesium untuk memperlancar kinerja dari otot, supaya ketika berolahraga tidak terjadi kram. Salah satu fungsi dari potasium adalh memelihara kesehatan otot, sedangkan magnesium mengobati rasa nyeri pada punggung dan kram.

Itu tadi adalah penyebab dari rasa kram itu muncul saat berolahraga. Berikut adalah cara atau tips agar tidak kram saat berolahraga:

1.    Hindari penggunaan sepatu yang sempit.
Banyak orang menggunakan sepatu sempit alasannya adalah agar ketika olahraga tidak merasakan longgar atau kebesaran sepatu. Akan lebih baik memilih sepatu yang tidak terlalu sempit dan tidak pula terlalu besar. Karena ketika melakukan olahraga dengan sepatu yang sempit, aliran darah pada kaki akan terhambat dan itu juga mengganggu kinerja dari otot.

2.    Melakukan pemanasan sebelum memulai olahraga
Banyak orang ketika olahraga tidak melakukan pemanasan, pemanasan bertujuan agar otot lemas dan tidak tegang. Hindari untuk melakukan hal-hal yang berat, karena hal tersebut mengakibatkan otot kaget dan akhirnya kaku.

3.    Hindari penggunaan otot yang berlebihan saat olahraga
Ketika olahraga sudah merasa capek, berhenti sejenak agar otot sedikit beristirahat, tidak terus-menerus dipaksa untuk melakukan aktifitas.

4.    Memnuhi kebutuhan dalam tubuh terutama kebutuhan pada otot
Memenuhi kebutuhan dalam tubuh untuk mendukung anda berolahraga secara nyaman dan senang, tanpa ada gangguan pada tubuh anda.

Itulah sedikit tips agar otot tidak kram saat olahraga. Semoga bermanfaat bagi anda yang membacanya, dan tidak menghambat olahraga anda.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar