Posisi Tidur Yang Sesuai

01.33


Tidur merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh setiap manusia di dunia ini, karena dengan tidur dapat memulihkan kembali tenaga kita yang terbuang setelah beraktifitas. Tidur juga dapat memulihkan tenaga yang terbuang setelah kita bekerja atau berolah raga, juga bisa melemaskan otot-otot kita yang tegang setelah beraktifitas, asalkan posisi ketika kita saat tidur itu sesuai, dan tidak menyalahi aturan dalam kesehatan. Bagaimana posisi tidur yang sesuai dan tidak menyalahi aturan, dilihat dari sisi kesehatan:

1. Posisi Tidur dengan Tengkurap
Bagi sebagian orang, tidur dengan posisi tengkurap sangatlah nyaman dan membuat tidur mereka bertahan lama, apalagi ketika kondisi tubuh itu pegal dan capek. Akan tetapi, posisi tersebut ketika ditinjau dari segi medis ternyata tidak bagus bagi kesehatan, karena sangat berpengaruh negatif bagi tubuh manusia.

Peneliti dari Australia mengungkapkan bahwa, terjadi peningkatan kematian pada usia anak-anak sebesar tiga kali lipat saat mereka tidur tengkurap dibandingkan jika mereka tidur dengan posisi menyamping. Sedangkan Majalah “Times” mempublikasikan hasil sebuah penelitian di Inggris yang menunjukan peningkatan tingkat kematian mendadak pada anak-anak yang tidur dengan posisi tengkurap.

2. Posisi Tidur dengan Telentang
Posisi tidur telentang bagi sebagian orang yang jarang melakukannya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman saat tidur. Dengan posisi telentang saat tidur, maka akan bernafas dengan mulutnya, bukan dengan hidungnya.

Orang tidur telentang maka akan bernafas dengan mulut. Orang yang bernafas dengan mulut, maka akan mengakibatkan kotorang yang terkandung dalam udara akan ikut masuk ke dalam paru-paru. Penyebab lainnya, orang yang bernafas dengan mulut bisa menimbulkan penyakit flu. Selain itu juga dapat menyebabkan kerinngnya pada rongga mulut dan mengakibatkan peradangan pada gusi.

Ketika orang tidur bernafas dengan hidung, maka udara yang masuk melalui hidung akan disaring oleh bulu-bulu kecil yang ada di dalam hidung. Maka kotoran yang terkandung udara tersebut akan tertinggal dalam bulu-bulu kecil dalam hidung.

Tidur dengan telentang juga mengakibatkan jantung bekerja lebih keras, karena memompa darah keseluruh tubuh. Maka jika dalam satu malam hari kita tidur dengan posisi telentang, maka jantung tidak akan mendapatkan kesempatan untuk beristrahat, karena terus memompa darah ke seluruh tubuh pada waktu kita tidur.

3. Posisi Tidur dengan Miring Ke Kiri
Posisi tidur dengan miring ke sebelah kiri akan membuat organ jantung bekerja lebih keras lagi. Karena darah akan dipompa dari bilik jantung sebelah kiri menuju Aorta yang posisinya lebih tinggi 10 derajat dari jantung, sehingga aliran darah pun tidak lagi mengikuti hukum gravitasi dan hanya bisa mencapai ke 45% bagian tubuh saja. Ditambah lagi dengan posisi Aorta yang menjadi bengkok setelah terpisah dengan jantung. Oleh sebab itu, posisi tidur miring ke sebelah kiri bukanlah cara yang baik, dan memudahkan kerja jantung mengalirkan darah ke bagian kanan kepala dan seluruh tubuh.

Posisi miring ke kiri bagi sebagian orang yang biasa mengeluarkan air liur, maka akan banyak air liur yang keluar saat tidur. Hal tersebut juga terjadi ketika dalam posisi miring ke kanan.

4. Poisi Tidung dengan Miring Ke Kanan
Inilah posisi saat kita dalam kondisi tidur terbaik dan dianjurkan dalam medis. Tidur dengan posisi badan miring ke kanan, dapat membantu melancarkan aliran darah dari bilik jantung sebelah kiri yang posisinya menjadi lebih tinggi ke seluruh tubuh kecuali pembuluh Aorta. Dengan posisi miring ke kanan saat tidur, maka seluruh anggota tubuh selain tangan kiri akan berada sejajar atau di bawah jantung. Sehingga darahpun akan dengan mudah mengalir ke seluruh bagian tubuh sesuai dengan hukum gravitasi. Dan posisi tubuh seperti inilah yang baik untuk jantung.

Posisi tidur seperti itulah yang lebih baik dan dianjurkan di dalam kesehatan. Maka dari itu, akan lebih baiknya jika kita saat tidur dengan posisi miring ke kanan.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »